<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/2.3.3" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Penghematan Subsidi Melalui Konversi Minyak Tanah Bersubsidi ke LPG</title>
	<link>http://ermi-indonesia.org/2008/05/05/penghematan-subsidi-melalui-konversi-minyak-tanah-bersubsidi-ke-lpg-studi-kasus-dki-jakarta/</link>
	<description>Energi Riset &#38; Manajemen Indonesia</description>
	<pubDate>Sun, 20 May 2012 17:43:07 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.3.3</generator>
		<item>
		<title>By: pungky</title>
		<link>http://ermi-indonesia.org/2008/05/05/penghematan-subsidi-melalui-konversi-minyak-tanah-bersubsidi-ke-lpg-studi-kasus-dki-jakarta/#comment-144</link>
		<dc:creator>pungky</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 14 Jul 2009 06:24:54 +0000</pubDate>
		<guid>http://ermi-indonesia.org/2008/05/05/penghematan-subsidi-melalui-konversi-minyak-tanah-bersubsidi-ke-lpg-studi-kasus-dki-jakarta/#comment-144</guid>
		<description>AssWW rekan-2 peduli LPG 3 kg
salah satu tujuan konversi mitan ke LPG 3 kg adalah mengurangi subsidi bahan bakar. 
dalam mengkonversi mitan ke LPG, sebenarnya tidak boleh menggunakan kesetaraan kalori antara mitan/liter dengan LPG/kg (1 liter mitan = 0,57 kg LPG), karena efisiensi penggunaan energi untuk bahan bakar memasak akan berbeda antara kompor mitan dengan kompor LPG, lagipula banyak energi terbuang di kompor mitan pada saat mulai menghidupi kompor s/d siap pakai dan pada saat mematikan kompor tersebut, kompor mitan yang tidak langsung siap pakai pada saat dinyalakan dan tidak langsung mati pada saat dimatikan akan memakai mitan, padahal kita tidak menggunakannya. belum lagi masalah radiasi panas yang berbeda, dll.
sekedar contoh, dari hasil pengamatan ke salah satu penjual martabak manis di jakarta, yang beroperasi 7 jam/hari, dari pk 17 s/d 24. sewaktu masih pakai mitan, dihabiskan +/- 3 liter/hari, kemudian setelah pakai LPG 3 kg, cukup untuk 2 hari lebih, bahkan pernah ada yang sampai 3 hari.
Pertamina juga saat ini sudah tidak menggunakan faktor konversi 0,57. diperkirakan angka yang digunakan adalah 0,3 dengan deviasi +/- 10%.
dengan perubahan angka konversi tersebut, jumlah LPG yang dibutuhkan untuk mengkonversi mitan akan semakin berkurang, efeknya antara lain jumlah subsidi yang harus dikeluarkan oleh pemerintah menjadi lebih kecil lagi.
Ada baiknya dilakukan survey yang lengkap dengan jumlah sample yang cukup untuk menggantikan angka konversi 0,57 sehingga diperoleh angka yang lebih tepat dan dapat digunakan secara nasional.
Demikian masukan dari saya untuk menambah wawasan seluruh masyarakat yang peduli dengan LPG 3 kg.
Wassalam,
Pungky PW</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>AssWW rekan-2 peduli LPG 3 kg<br />
salah satu tujuan konversi mitan ke LPG 3 kg adalah mengurangi subsidi bahan bakar.<br />
dalam mengkonversi mitan ke LPG, sebenarnya tidak boleh menggunakan kesetaraan kalori antara mitan/liter dengan LPG/kg (1 liter mitan = 0,57 kg LPG), karena efisiensi penggunaan energi untuk bahan bakar memasak akan berbeda antara kompor mitan dengan kompor LPG, lagipula banyak energi terbuang di kompor mitan pada saat mulai menghidupi kompor s/d siap pakai dan pada saat mematikan kompor tersebut, kompor mitan yang tidak langsung siap pakai pada saat dinyalakan dan tidak langsung mati pada saat dimatikan akan memakai mitan, padahal kita tidak menggunakannya. belum lagi masalah radiasi panas yang berbeda, dll.<br />
sekedar contoh, dari hasil pengamatan ke salah satu penjual martabak manis di jakarta, yang beroperasi 7 jam/hari, dari pk 17 s/d 24. sewaktu masih pakai mitan, dihabiskan +/- 3 liter/hari, kemudian setelah pakai LPG 3 kg, cukup untuk 2 hari lebih, bahkan pernah ada yang sampai 3 hari.<br />
Pertamina juga saat ini sudah tidak menggunakan faktor konversi 0,57. diperkirakan angka yang digunakan adalah 0,3 dengan deviasi +/- 10%.<br />
dengan perubahan angka konversi tersebut, jumlah LPG yang dibutuhkan untuk mengkonversi mitan akan semakin berkurang, efeknya antara lain jumlah subsidi yang harus dikeluarkan oleh pemerintah menjadi lebih kecil lagi.<br />
Ada baiknya dilakukan survey yang lengkap dengan jumlah sample yang cukup untuk menggantikan angka konversi 0,57 sehingga diperoleh angka yang lebih tepat dan dapat digunakan secara nasional.<br />
Demikian masukan dari saya untuk menambah wawasan seluruh masyarakat yang peduli dengan LPG 3 kg.<br />
Wassalam,<br />
Pungky PW</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

